SELAMAT DATANG DI PEMERINTAH KOTA BAUBAU
PEMKOT BAUBAU DATANGKAN MOBILE PCR DAN ALAT EXAFATOR

BAUBAU - Dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Baubau, Pemkot Baubau terus melakukan upaya-upaya yang masif dan salah satunya adalah mendatangkan mobile PCR covid-19 di Kota Baubau. Dan pada Selasa (22/12/2020) bertempat di rujab Walikota Baubau, mobile PCR yang dari perusahaan swasta tersebut diserahkan secara resmi oleh Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH kepada RSUD Kota Baubau yang diterima oleh kepala RSUD Kota Baubau dr Lukman, Sp.PD.

Wali Kota Baubau H AS Tamrin mengatakan, mobile PCR ini sesungguhnya sudah lama dinantikan kehadirannya meskipun dipahami alat ini bukan semacam obat tapi semacam tes untuk mengetahui gejala covid-19 secara cepat yang untuk kemudian diambil langkah-langkah selanjutnya.

Dengan adanya mobile PCR menurut orang nomor satu di Kota Baubau ini tentunya akan semakin meningkatkan kewaspadaan terutama menghindari kerumunan massa, pakai masker dan cuci tangan serta menkonsumsi makanan bergizi dan sering berolahraga. Karena di beberapa daerah terjadi lonjakan kasus yang bermula dari mengabaikan protokol kesehatan.”Jadi kesadaran akan protokol kesehatan tetap berlangsung dan berantai meskipun ada mobile PCR. Sehingga, untuk upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Baubau berhasil dengan baik,”ujarnya.

Kepada petugas rumah sakit, Wali Kota Baubau dua periode ini meminta agar memelihara dengan baik mobile PCR  sehingga kondisi bagus. Demikian juga peruntukkannya sesuai dengan ketentuan dan jangan disalahgunakan pemakaiannya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin, MH juga menyerahkan alat Exafator bantuan dari Dirjen Cipta Karya kepada Plt Kadis Lingkugan Hidup Ibnu Wahid, ST, MM. H AS Tamrin berharap alat ini digunakan secara maksimal dalam arti sesuai dengan kepentingannya untuk mendukung tugas-tugas lingkungan hidup terkait dengan tempat pembuangan sampah.

Kepala RSUD Kota Baubau dr Lukman, Sp.PD mengakui, kebutuhan akan alat diagnosis khususnya mobile PCR sangat dibutuhkan untuk memenuhi syarat-syarat sesuai yang tercantum dalam keputusan menteri kesehatan nomor 413. Karena itu, penanganan covid-19 harus cepat, efektif dan akurat hal ini juga sebagai upaya yang harus dilakukan pemerintah dalam mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran covid-19.



Dijelaskan Lukman, sesuai dengan keputusan menteri kesehatan nomor 413 dan juga dianjurkan oleh badan dunia bahwa seluruh pasien yang terduga terinfeksi covid-19 harus diperiksa secara real time PCR. Ini juga mengarah pada definisi operasional orang-orang yang terkonfimasi covid-19 harus ditegakkan dengan pemeriksaan real time PCR. “Itulah sebabnya hari ini menjawab tuntutan dari menteri kesehatan dan pada hari ini menjawab keinginan dari sebagian besar masyarakat untuk memperkuat basis data dalam upaya menegakkan diagnosa covid-19 dan selanjutnya mempercepat dalam upaya penanganannya. Berorientasi berbasis Sesuai surat edaran Mendagri, Satgas di tingkat kelurahan harus secara masif agar agresif dalam upaya pencarian kasus dan tresing juga pemeriksaannya,”jelasnya.

Sementara itu, Ibnu Wahid, ST, MM PLT Kadis Lingkungan Hidup mengungkapkan,  alat Exafator ini merupakan bantuan dari Dirjen Cipta Karya yang diserahkan lansung di Dinas Lingkungan Hidup. Dan alat ini sangat dibutuhkan dalam rangka optimalisasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup terutama di tempat pembuangan akhir sampah. Sehingga, dengan hadirnya alat exafator ini akan memudahkan menggerus dan mengelolah sampai yang ada di TPA.  (**)

LINKS
KECAMATAN
WEBSITE DINAS & INSTANSI
BERITA
walikota | 2020-12-27 00:00:00
bappeda | 2019-03-21 00:00:00
bappeda | 2018-05-03 00:00:00
Copyright 2009 - 2021 Pemerintah Kota Baubau
Alamat Kantor Pemkot : Jl Raya Palagimata kel. Lipu, Baubau, Sulawesi Tenggara
helpdesk@baubaukota.go.id
+6240421011
Top